Wednesday, March 28, 2012

Cara Memilih Pelumas yang Aman untuk Hubungan Intim

Menggunakan pelumas adalah cara mudah untuk memaksimalkan kesenangan saat berhubungan seks. Pelumas dapat membuat hubungan seksual lebih licin, sensual dan menyenangkan. Apalagi jika pelumas digunakan bagi wanita yang mendekati menopause, untuk mengatasi kekeringan vagina.

Sangat penting untuk dapat menemukan pelumas yang tepat, meskipun kadang pelumas dapat mengganggu kontrasepsi tertentu dan sex toys. Selain itu pada sebagian orang, jenis pelumas tertentu juga dapat menyebabkan reaksi alergi. Hal ini dapat membingungkan bagi sebagian orang.

Kira-kira bagaimana cara untuk memilih pelumas yang aman?

Cara memilih pelumas yang aman dapat dilakukan setelah mengetahui jenis-jenis pelumas. Semua pelumas seperti dilansir everydayhealth, Rabu (28/3/2012) dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori antara lain:

1. Pelumas yang berbasis air
Pelumas jenis ini aman digunakan bersama dengan sex toys dan kontrasepsi lateks seperti kondom, diafragma, dan spons.

Pelumas yang berbasis air juga mudah untuk dibersihkan dan dirancang agar tidak menyebabkan iritasi. Namun, beberapa pelumas jenis ini mengandung gliserin, yang dapat menyebabkan infeksi jamur.

Namun, pelumas yang berbasis air dapat mudah kering, tetapi air atau air liur dapat dengan cepat memperbaiki masalah tersebut.

Rasa dari pelumas berbahan dasar air juga populer dan menyenangkan, meskipun sering mengandung gula dan gliserin yang dapat menyebabkan infeksi jamur.

2. Pelumas yang berbasis silikon
Pelumas yang berbasis silikon lebih tahan lama dibandingkan pelumas yang berbasis air. Pelumas jenis ini tidak dapat digunakan bersama dengan sex toys yang berbahan silikon karena reaksinya dengan silikon. Tetapi pelumas yang berbasis silikon dapat digunakan dengan kontrasepsi lateks dan sex toys yang tidak terbuat dari silikon.

3. Pelumas yang berbasis minyak
Pelumas yang berbasis minyak, termasuk minyak vitamin E. Pelumas yang berbasis minyak tidak dianggap aman untuk digunakan dengan produk lateks atau sex toys yang terbuat karet, karena dapat memecah lateks. Oleh karena itu pelumas jenis ini, mungkin akan lebih menarik pasangan yang tidak menggunakan kondom atau alat kontrasepsi lateks lainnya.

Pelumas jenis ini juga sangat sulit untuk dibersihkan karena teksturnya yang tebal. Jika ingin mencoba minyak vitamin E, sebaiknya periksa dengan pasangan terlebih dahulu, karena banyak orang alergi dengan bahan ini.

Pelumas jenis apapun dapat menyebabkan iritasi, jadi pastikan untuk mencobanya pada sebagian kecil dari pintu masuk vagina. Cuci daerah tersebut dengan sabun ringan jika mengalami rasa panas atau iritasi topikal, kemudian mencoba pelumas lain ketika iritasi dapat teratasi.

0 komentar:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Popular Posts

Recent Posts